aKU

aKU

Minggu, 10 Februari 2013

Evaluasi Diri

Suatu malam, tepatnya  di Ndeles, bersama saudara-saudaraku dari Agny n kakak2 alumni.

Malam dingin dan melelahkan setelah sekian lama tak bersentuhan dengan hembusan angin pegunungan yang menggugah semangatku. Dalam sayup helaan nafasku yangt berat, aku merasakan sesuatu yang telah hilang kembali lagi dalam pelukanku, masih gamang.
Malam itu aku merasakan banyak hal, khususnya terkait emosional yang sedikit menyesakkan.
 
Rindu akan kejanggalan bersama mereka membuatku teringat pada awal pertemuanku dengan mereka dan masa yang kami lewati selama ini. Banyak cerita, banyak sekali kisah dan kenangan yang takkan pernah hilang meski terkadang ada rasa ingin menghapus beberapa diantaranya.

But, I think I was pretty successful in my emotions overcome the problems that persist for this.  At least I think it's the best way to reduce the problems of our hearts began to isolate.

Aku melihat banyak hal dan mendengar banyak luapan isi hati. Berbicara tentang keegoisan diri dan saling memaafkan. Mungkin cukup sukses, sangat. Aku merasa tak perlu menjadi seorang psikolog untuk mengetahui isi hati masing-masing dari kami, semua nampak begitu jelas dan terbuka, begitu juga aku.

Ada rasa lega sekaligus aneh yang berbaur menjadi sebuah pertanyaan yang membuatku sedikit bimbang. “sampai kapan? Berapa lama? Benarkah?”
Tapi terlepas dari semua pertanyaan yang ada, aku berterimakasih pada Allah dan alam yang membuat hati panasku mendingin. Tak pernah hatiku sedingin itu, setelah bara yang menyala selama ini. Kupikir sebuah permulaan yang baik untuk meluncurkan kembali kata maaf itu.
Malam itu aku belajar untuk percaya, SEKALI LAGI. Meski sesungguhnya lama kepercayaanku menghilang. but it does not hurt right?

Thanks for Ramon yang selalu sehati denganku, thanks for kak kendil yang selalu bijaksana dan kujadikan panutan dalam beberapa hal, n kak patul yang tak hanya bicara tapi juga beraksi dengan totalitasnya kepada kami yang merepotkan ini, you’re the best! n thanks for beautiful sunrise and the clouds shrouded n ofcourse the amazing Merapi dari sudut yang begitu indah.



 by : Apem Agny

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar